Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Masih Berisiko, Thailand Belum Bisa Menyatakan Pandemi Covid-19 sebagai Endemi

SELASA, 26 APRIL 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Covid-19  masih menjadi perhatian utama Pemerintah Thailand seiring dengan kasus-kasus baru yang masih terus bermunculan belakangan ini. Pemerintah pun belum bisa menyatakan pandemi Covid-19 sebagai penyakit endemik.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mahidol, Prasit Watanapa, memperingatkan hal itu pada Senin (25/4).

"Sekitar dua tahun setelah pandemi, semua orang ingin melihat akhir penyebaran virus tetapi penyakit itu belum dapat dinyatakan endemik," katanya dalam sesi Facebook Live Rumah Sakit Siriraj, seperti dikutip dari Bagkok Post, Selasa (26/4).


Dia mengatakan virus itu masih dapat memicu wabah baru dan negara masih harus memvaksinasi orang secara penuh untuk mengurangi kasus dan kematian yang parah.

"Ini adalah titik kritis," kata Prasit, ketika kerajaan mulai melonggarkan pembatasan perjalanan.

"Beberapa negara masih berjuang melawan infeksi," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini harus fokus pada pencegahan untuk mengurangi risiko yang mungkin muncul.

"(Langkah-langkah) untuk merangsang ekonomi dan mendatangkan uang dapat membawa kembali Covid-19," kata Prasit.

"Jadi, kita harus mengurangi risiko dengan berfokus pada pencegahan dan pengobatan," lanjutnya.

Mengutip situasi global Covid-19 pada Jumat, dia mengatakan kematian pekan lalu mencapai titik terendah sejak awal wabah pada 2020.

"Penurunan kematian dapat dikaitkan dengan dua faktor: varian Omicron yang kurang parah dan peningkatan vaksinasi," katanya.

Dikatakannya, status endemis bukan berarti Covid-19 tidak lagi mengancam jiwa.

"Malaria adalah penyakit endemik yang membunuh 400.000 orang per tahun," katanya.

Dia mengatakan, seberapa cepat suatu negara dapat mendeklarasikan Covid-19 sebagai endemik tergantung pada tingkat vaksinasi, menambahkan bahwa diperlukan kerja sama dari semua pihak yang berkepentingan agar Covid-19 dapat dilabeli sebagai endemik di Thailand.

"Vaksinasi tetap penting, terutama di antara anggota kelompok rentan selama masa transisi," katanya.

Pusat Covid Thailand pada hari Senin melaporkan 14.994 kasus baru yang dikonfirmasi dan 124 kematian selama 24 jam sebelumnya, turun dari 17.784 kasus baru dan 126 kematian yang dilaporkan pada hari sebelumnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya