Berita

Perdana Menteri Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa/Net

Dunia

PM Sri Lanka Bantah Dirinya Dirawat di Rumah Sakit

SELASA, 26 APRIL 2022 | 04:44 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Sebuah propaganda kembali menyerang Perdana Menteri Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa. Dirinya dikabarkan mengalami gangguan kesehatan dan kini tengah dirawat di rumah sakit.

Kabar ini dibantah mentah-mentah oleh Mahinda. Kakak laki-laki dari Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa yang berusia 76 tahun itu menegaskan dia belum pernah mengunjungi rumah sakit belakangan ini.

Mahinda pun memastikan dirinya dalam keadaan sehat, sambil menyebut propaganda palsu sedang disebarkan oleh kelompok terorganisir di media sosial untuk menentangnya.


"Propaganda bahwa Perdana Menteri dirawat di rumah sakit swasta karena suatu penyakit itu benar-benar salah," tegas Divisi Media Perdana Menteri (PMMD), kepada Daily News Sri Lanka, Senin (25/4).

Sementara itu, mengungkapkan pandangannya kepada saluran radio lokal, Mahinda mengundang para pemuda yang mengadakan protes di kompleks Galle Face, Kolombo untuk berbicara.

"Jika mereka tidak hadir, mereka harus melanjutkan perjuangan mereka," katanya seperti dikutip surat kabar tersebut.

Pada Minggu (24/4), mahasiswa berdemonstrasi dengan mengepung kediaman Mahinda di Galle Face. Itu adalah protes hari ke-17 yang bertujuan agar Presiden dan Perdana Menteri mengundurkan diri.

Ribuan demonstran turun ke jalan sejak 9 April, menyusul pemerintah kehabisan uang untuk impor kebutuhan pokok, dan harga komoditas telah meroket.

Protes tampaknya menjadi lebih agresif pada Minggu, sehari setelah Perdana Menteri menolak seruan untuk pemerintahan sementara.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya