Berita

Sekjen PAN Eddy Soeparno di Mapolda Metro Jaya/RMOL

Hukum

Nama Baiknya Dicemarkan, Sekjen PAN Polisikan Muannas Alaidid

SENIN, 25 APRIL 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekjen PAN Eddy Soeparno resmi melaporkan kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya lantaran dianggap melakukan pencemaran nama baik.

Menurut Eddy Soeparno, pelaporan dirinya oleh Muannas karena tweetnya dianggap mengatakan Ade Armando penista agama merupakan penghinaan terhadap dirinya sebagai wakil rakyat. Sebab apa yang diunggah itu menurut Eddy merupakan aspirasi dari konstituen.

“Intinya saya menyampaikan sebuah pesan di media sosial, yang merupakan bagian dari konstituen, yang saya salurkan. Apa aspirasi konstituen itu? Penegakkan hukum yang berkeadilan, itu yang saya sampaikan, yang mana dibalas oleh penghinaan baik atas diri saya pribadi maupun keluarga saya, ini menjadi salah satu dasar untuk kita melakukan pelaporan,” ucap Eddy di Polda Metro Jaya, Senin (25/4).



Dalam pelaporan itu Eddy Soeparno didampingi oleh Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Daulay, Ketua Barisan Muda PAN Pasha Ungu, Sekjen Barisan Muda PAN yang juga Anggota DPR Slamet Ariyadi dan jajaran pengurus DPP PAN lainnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menambahkan aspirasi konstituen melalui media sosial tak lain untuk mendukung penegakan hukum yang berkeadilan seharusnya bukan malah dibalas dengan penghinaan. Eddy percaya, media sosial di era demokrasi ini memberi ruang untuk saling berbeda pendapat, berdebat dan berdiskusi.

"Media sosial harus menjadi ruang percakapan dan perdebatan yang sehat antar warga negara dan tidak boleh dirusak menjadi ajang perpecahan yang lebih dalam di antara kita,” katanya.

Pelaporan ini, kata Eddy, sebagai bentuk ketaatannya terhadap hukum di negara yang memiliki sistem demokrasi.

"Saya hadir langsung di Polda Metro Jaya sebagai bentuk ketaatan pada hukum untuk menyampaikan laporan terhadap kuasa hukun Ade Armando yaitu Muannas Alaidid dkk,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya