Berita

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno (mengenakan batik) bersama Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay (paling kanan) di Polda Metro Jaya/RMOL

Politik

Resmi Laporkan Ade Armando, Ketua Fraksi PAN: Kami Taat Hukum, Tak Mau Gaduh di Luar

SENIN, 25 APRIL 2022 | 15:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Amanat Nasional (PAN) resmi melaporkan Ade Armando dan kuasa hukumnya, Muannas Alaidid atas dugaan pencemaran nama baik yang dialami Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

Laporan berikut juga dugaan penyebaran informasi bohong atau hoax itu, dilaporkan secara resmi ke Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (25/4).

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan, laporan oleh PAN ini tidak bisa diartikan sebagai upaya melaporkan balik Ade Armando yang sebelumnya melalui kuasa hukumnya juga melaporkan Eddy Soeparno ke polisi.


“Perlu kami tegaskan, ini sebetulnya kami bukan melapor balik, kalau melapor balik kan ini memang ada unsur pidananya, bukan karena dia melaporkan kita baru ngelaporkan dia. Konteksnya beda,” tegas Saleh di depan gedung SPKT Polda Metro Jaya.

Ketua DPP PAN menambahkan, dalam pelaporannya ini yang ditekankan adalah soal pencemaran nama baik dan informasi bohong yang dikeluarkan kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid di sosial media ketika menyerang Eddy Soeparno.

“Penekanannya pada tindakan pencemaran nama baik dan juga pemberian informasi palsu terhadap kuasa hukum AA, Muannas Alaidid, ditambah dengan tadi ada beberapa twitter yang dijawab Muannas itu yang menyakiti hati dan perasaan bahkan keluarganya Sekjen,” terangnya.

Dia mengatakan dengan adanya laporan ini, membuktikan bahwa PAN taat dengan hukum dan tidak ingin gaduh di bulan suci Ramadhan.

“Apa yang kami lakukan ini adalah bukti, bahwa kami adalah orang yang taat hukum. Jadi kami tidak mau gaduh di luar, enggak mau ribut di luar," katanya.

"Dan juga tidak mau menjelek-jelekkan orang melalui media apapun, tapi melalui jalur formal yaitu memberikan pelaporan kepada Polda Metro Jaya,” demikian Saleh.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya