Berita

Perdana Menteri baru Pakistan Shehbaz Sharif dengan Presiden Rusia Vladimir Putin /Net

Dunia

Diam-diam Putin dan PM Baru Pakistan Saling Tukar Surat, Apa Isinya?

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 21:17 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri baru Pakistan Shehbaz Sharif ternyata diam-diam telah bertukar surat yang menyatakan keinginan untuk memperkuat kerja sama antara kedua negara.

Menurut laporan media Pakistan The Express Tribune pada Minggu (24/4), mereka saling bertukar surat setelah pemilihan Shehbaz Sharif sebagai perdana menteri awal bulan ini.

Tetapi kedua belah pihak menjauhkan diri dari sorotan media, bertujuan untuk menghindari perhatian publik.


Mengutip seorang pejabat senior Kementrian Luar Negeri Pakistan, mengatakan bahwa Putin telah menulis surat kepada Sharif, mengucapkan selamat atas terpilihnya sebagai PM.

Ia juga menyampaikan keinginan untuk memperdalam kerja sama kedua negara.

Kedutaan Besar Rusia di Islamabad, menggunakan akun Twitter-nya, jug a memberikan ucapan selamat kepada Shehbaz pada 12 April, dan menyatakan harapan bahwa hubungan antara kedua negara akan tumbuh di bawah pemerintahannya.

Dalam jawabannya, Shehbaz mengungkapkan sentimen serupa tentang hubungan bilateral kedua negara, serta kerja sama di Afghanistan.

Media Pakistan itu mengatakan, pesan ucapan selamat oleh Putin itu berarti hubungan antara Pakistan dan Rusia akan berlanjut di bawah dispensasi politik baru.

Pejabat Kementrian Luar Negeri Pakistan mengatakan pengaturan ulang hubungan dengan Rusia adalah keputusan yang diambil oleh negara sejak lama mengingat perubahan tatanan dunia, yang sekarang menjadi multipolar.

Mereka mengatakan, proses penataan ulang hubungan antar Pakistan dan Rusia akan berlanjut, tetapi mereka juga khawatir akan kegaduhan mengingat krisis Rusia-Ukraina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya