Berita

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

Kejagung Harus Telusuri Informasi Masinton Soal Dugaan Penggalangan Dana Tunda Pemilu dari Kasus Sawit

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 08:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Informasi yang telah diterima politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu soal dugaan kasus kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng berhubungan dengan wacana penundaan Pemilu 2024, tidak boleh dianggap angin lalu.

Pengamat politik, Jamiluddin Ritonga berpendapat bahwa pernyataan Masinton tersebut perlu diklarifikasi dengan jelas ke publik.

Baca: Masinton Endus Dugaan Penggalangan Dana Tunda Pemilu Pada Kasus Mafia Minyak Goreng


"Pernyataan Masinton terkait adanya dugaan penggalangan dana untuk penundaan pemilu dalam kasus mafia minyak goreng tentu perlu diklarifikasikan dan di-clear-kan,” ujar Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/4).

Menurutnya, jika informasi yang diterima Masinton Pasaribu benar adanya, maka hal ini menunjukkan adanya perbuatan melawan hukum yang tidak bisa didiamkan begitu saja.

"Siapa pun yang melawan hukum harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya.

Mantan dekan FIKOM IISIP ini meminta agar aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Agung RI, segera mengusut perkara tersebut secara tuntas. Termasuk menelusuri informasi yang diterima oleh Masinton.

“Aparat hukum harus serius menelusuri dan membuktikan sinyalemen Masinton. Keterbukaan aparat hukum sangat diperlukan agar ras keadilan rakyat dapat dipenuhi,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya