Berita

Ketua Fraksi Nasdem Roberth Rouw/Net

Politik

Nasdem Minta Pemerintah Antisipasi Kemunculan Pasar Kaget saat Mudik Lebaran

MINGGU, 24 APRIL 2022 | 07:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Potensi kemacetan dalam mudik lebaran tahun 2022 cukup besar. Ini lantaran antusiasme masyarakat untuk mudik yang tinggi.

Untuk itu, segala hal yang dapat menimbulkan kemacetan perlu diantisipasi. Salah satu yang harus diperhatikan adalah pasar kaget atau pasar tumpah di jalur mudik.

"Diprediksi ada 85 juta pemudik. Kan tidak semuanya menggunakan jalur tol, justru banyak yang menggunakan jalan non-tol. Nah, biasanya banyak pasar kaget," ujar Ketua Fraksi Nasdem Roberth Rouw kepada wartawan, Minggu (24/4).


Dari pengalaman mudik sebelumnya, pasar kaget atau pasar tumpah memang kerap menjadi biang kerok kemacetan lalu lintas yang ada di jalur mudik lebaran. Robert Rouw berharap, pemerintah bisa mengantisipasi kemunculan pasar kaget atau pasar tumpah ini.

“Harus dijaga karena setiap mudik lebaran, ini (pasar kaget) yang membuat kemacetan,” imbuhnya.

Teknisnya, petugas dari Kementerian PUPR, Dinas Perhubungan, maupun Korlantas Polri harus menyiapkan langkah antisipatif. Jangan sampai terjadi kemacetan panjang akibat pasar tumpah ini.

Sedangkan untuk mudik di jalur tol, Wakil Ketua Komisi V DPR itu mengingatkan agar para petugas di lapangan benar-benar sigap melihat situasi dan kondisi yang ada.

Artinya, jika ada tanda-tanda trafik kendaraaan mulai padat atau kemacetan, maka perlu dilakukan berbagai skema antisipasi. Misalnya dengan memberlakukan one way atau contraflow di jalur tol.

Dia yakin dengan berbagai kebijakan yang diberlakukan akan mengurangi kemacetan yang ada. Apalagi, pembangunan infrastruktur jalan tol sudah sangat bagus dan baik.

"Potensi kemacetan setidaknya bisa berkurang karena infrastruktur sudah baik. Bisa mengurangi kemacetan dan kecelakaan bisa ditekan,” sambungnya.

Selain itu, politisi yang berasal dari daerah pemilihan Papua ini berpesan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan ketika mudik.

"Kita harapkan masyarakat tetap mengedepankan prokes dengan menggunakan masker, kenapa ini penting karena masyarakat di lapangan sudah abai dan bebas sekali," pesannya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya