Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Demi Menggempur Rusia, Pentagon Siapkan Ratusan Phoenix Drone Khusus untuk Ukraina

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 15:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Permintaan pasokan senjata dari Ukraina untuk melawan pasukan Rusia terus diwujudkan oleh Pemerintah Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya pada Kamis (21/4), Pentagon mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan lebih dari 120 drone "Phoenix Ghost" yang dirancang khusus oleh Angkatan Udara AS sesuai kebutuhan Ukraina.

Dilaporkan Fox News, Jumat (22/4), seorang pejabat senior pertahanan mengatakan kepada wartawan hari Kamis bahwa "Phoenix Ghost" adalah sistem udara tak berawak taktis yang dikembangkan dengan cepat oleh Angkatan Udara sebagai tanggapan khusus atas permintaan Ukraina.


Pejabat itu mengatakan drone terbaru akan memiliki kemampuan yang mirip dengan drone Switchblade, yang cukup kecil untuk dibawa dalam ransel, mudah diluncurkan dan meledak setelah menabrak targetnya.

"Pertempuran di Donbas akan sangat bergantung pada artileri," kata pejabat senior pertahanan AS yang tidak disebutkan namanya.

“Sistem artileri dan peluru artileri adalah apa yang Ukraina katakan mereka butuhkan dan kami pikir mereka mengatakannya dengan alasan yang bagus. Tidak mengherankan bahwa Rusia juga mengandalkan artileri dan membawa pendukung artileri sebelum mereka mulai membawa pasukan darat," katanya.

Biden telah menyetujui tambahan 800 juta dolar AS untuk Ukraina pada Kamis, saat Rusia berupaya mencubit wilayah Donbas dengan menyerbu turun dari utara melalui wilayah Kharkiv dan naik melalui selatan melalui Mariupol.

Howitzer yang merupakan senjata jarak jauh mirip meriam, kendaraan taktis untuk menderek Howitzer, perlengkapan lapangan dan suku cadang juga disertakan dalam paket tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya