Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Kalau Ada Pembantu Merugikan, Seharusnya Presiden Cari yang Lebih Profesional

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 13:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pembantu presiden yang telah merugikan pemerintahan bahkan presiden itu sendiri, seharusnya dipecat dari jabatannya. Dengan begitu, marwah pemerintah bisa tetap terjaga.

Begitu kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (21/4).

Fadli Zon mengatakan reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo dalam mengevaluasi kinerja anak buahnya. Artinya, jika memang ada pembantu yang dianggap tidak cakap dan meresahkan dalam bekerja, maka harus buru-buru diganti.


“Jadi harusnya presiden langsung mencari orang yang pas yang lebih cocok, yang lebih profesional, yang bisa menangani hal ini,” kata Fadli Zon.

Dia khawatir jika presiden belum juga mencopot jabatan menteri yang melakukan pelanggaran hukum, maka akan terus menerus membuat Jokowi merugi.

"Ini baru minyak goreng, belum lagi komoditas lain. Ada lagi kedelai, bisa gula, bisa yang lain-lain. Jadi saya kira ini merugikan presiden sendiri kalau dipertahankan,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya