Berita

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov/Net

Dunia

Pemimpin Chechnya Pastikan Rusia Kuasai Pabrik Baja Azovstal Mariupol dalam Waktu Dekat

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 11:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan pasukan militer Rusia terus mengalami kemajuan dalam operasi militernya di Kota Mariupol, Ukraina.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov bahkan mengatakan pasukan Rusia akan mampu mengendalikan sepenuhnya pabrik baja Azovstal, benteng utama Ukraina yang tersisa di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung pada Kamis (21/4) waktu setempat.

"Sebelum makan siang, atau setelah makan siang, Azovstal akan sepenuhnya berada di bawah kendali angkatan bersenjata Federasi Rusia," kata Kadyrov seperti dikutip kantor berita Interfax Kamis pagi.


Mariupol telah dibombardir tanpa henti selama berminggu-minggu. Ini adalah target strategis bagi Rusia yang akan memungkinkan Moskow untuk membangun kendali atas wilayah yang menghubungkan Donbas di tenggara Ukraina untuk mencaplok Krimea.

Saat ini, pasukan Rusia memfokuskan serangan mereka di kota pelabuhan di pabrik baja Azovstal.

Pejabat Ukraina mengatakan pada Selasa (19/4) bahwa Rusia menyerang pabrik baja Azovstal dengan bom penghancur bunker, mengetahui bahwa ada ribuan tentara dan warga sipil yang berlindung di sana.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Rabu (20/4) bahwa angkatan bersenjata negaranya tidak mampu membuka blokir pengepungan Rusia di Mariupol tanpa bantuan dari sekutu barat.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya