Berita

Anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini/RMOL

Politik

Kecam Pembakaran Alquran di Swedia, Helmy Faishal Imbau Umat Islam Tidak Terprovokasi

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 05:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi pembakaran Alquran di Swedia memantik reaksi kalangan umat Islam. Sebab, di tengah umat Islam dunia tengah khusyuk melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan, justru terjadi aksi pembakaran kitab suci Alquran.

Merespons peristiwa Pembakaran Al-Quran di Swedia yang dilakukan oleh seorang Politisi bernama Rasmus Paludan, Anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini menyatakan kecaman atas tindakan itu.

Menurut Helmy, segala bentuk dan tindakan yang menciderai kayakinan dan ajaran umat baragama harus dikecam keras.


Kata Helmy, tindakan pembakaran Quran yang dilakukan atas nama penyampaian pendapat tidak dibenarkan.

"Karena menciderai keyakinan dan kepercayaan umat beragama, dalam hal ini umat Islam," demikien penegasan Helmy, Rabu (20/4).

Ia mengimbau seluruh WNI yang berada di Swedia untuk tetap bersikap proporsional.

Politisi PKB itu mengaku tidak ingin warga  terprovokasi sehingga melakukan hal-hal di luar koridor hukum yang berlaku.
"Kita tunjukkan kedewasaan kita dalam berdemokrasi secara elegan. Kita lancarkan protes keras dengan berpegang pada peraturan dan mekanisme yang berlaku," terang mantan Sekjen PBNU ini.

Lebih dari itu, Helmy mengajak seluruh warga bangsa terus hidupkan spirit dalam mewujudkan perdamaian dunia.

"Dengan cara saling memghargai adanya perbedaan agama dan keyakinan,  mengokohkan persaudaraan kemanusiaan," pungkas Helmy.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya