Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Yulian Gunhar./Net

Politik

Yulian Gunhar: Arahan Jokowi Bukti Negara Hadir Melawan Mafia Migor

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 04:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perintah Presiden Joko Widodo Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut tuntas kasus mafia minyak goreng (migor) disambut positif oleh anggota Komisi VII DPR RI Yulian Gunhar.

Menurut Yuniar perintah Jokowi agar tidak berhenti pada 4 tersangka mafia minyak goreng harus didukung dan dilaksanakan.

"Karena ini bukti kehadiran negara dalam kasus mafia migor," kata Yulian Rabu (20/4).


Menurut Gunhar, pada dasarnya semua sektor perdagangan rawan terjadinya praktik mafia. Apalagi jika telah terjadi perbedaan harga yang cukup tinggi antara harga di dalam negeri dengan luar negeri.

"Pernah ada mafia minyak dengan petral nya. Pernah ada mafia impor bawang juga. Jadi semua sektor dagang itu rawan mafia. Apalagi ada selisih harga yang signifikan membuka ruang untuk melakukan praktek-praktik mafia,"katanya.

Politisi PDI Perjungan ini juga mengatakan bahwa Kejagung sudah sepatutnya melakukan penyitaan atas keuntungan hasil ekpor migor tersebut. Termasuk, hasil keuntungan menaikkan harga. Sebab, menurut hukum, nyata-nyata hasil illegal dari sebuah persekongkolan alias kartel.

"Jika menindak tanpa melakukan penyitaan terhadap keuntungan hasil ekspor ilegal itu, maka kerugian rakyat dan kerugian wibawa negara di mata rakyat tidak kembali. Selain juga tidak akan membuat efek jera bagi para pelaku praktik mafia di Indonesia," katanya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya