Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan/Net

Politik

Anthony Budiawan: Cabut Izin Pengusaha yang Protes Penetapan Tersangka Eksportir Minyak Goreng!

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 04:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Protes dilayangkan oleh Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga karena 3 kawannya sesama pengusaha menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi ekspor CPO (minyak sawit).

Protes ia layangkan karena menurut Sahat, 3 kawannya tidak ada niat mendekati pejabat dan seharusnya diposisikan sebagai korban.

Merespon protes itu, Managing Director Political Economy and Policy Studies, Anthony Budiawan mengaku heran dengan protes pengusaha itu. Sebab yang diprotes adalah kasus dugaan korupsi.


Anthony mengatakan, seharusnya para kelompok pengusaha menghormati proses hukum yang saat ini dijalankan oleh pihak Kejaksaan Agung.

"Luar biasa oligarki, bukan kuasa hukum, tapi protes penangkapan kasus korupsi. Bukan hormati hukum, tapi malah mau intervensi," demikian pendapat Anthony yang ia cuitkan di laman Twitter pribadinya, rabu (20/4).

Anthony mengaku geram karena para pengusaha itu terang-terangan berani mengancam pemerintah akan mundur dari program subsidi. Padahal, terkait dengan kepemilikan lahan sawit sebagian besar justru milik negara.

"Bahkan mengancam mundur dari program subsidi? Memang lahan sawit milik siapa? Sebaiknya cabut izin usaha pengusaha seperti ini!" pungkas Anthony.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya