Berita

Baliho Firli yang muncul di Lampung Selatan/Net

Nusantara

Fotonya jadi Baliho di Lampung, Firli Bahuri: Saya Tidak Tahu Apa Maksudnya

RABU, 20 APRIL 2022 | 21:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Unggahan mantan Jurubicara KPK Febri Diansyah terhadap baliho bergambar foto Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di wilayah Lampung Selatan ramai diperbincangkan.

Terdapat dua baliho bergambar Firli, pertama fotonya sedang bersalaman dengan Presiden Joko Widodo. Dalam baliho berlatar merah tersebut, ada sebuah pesan yang berbunyi: "Kita berbakti untuk negeri membebaskan NKRI dari korupsi” dan juga terdapat jargon KPK “Berani Jujur Hebat”.

Sementara foto kedua foto Firli seorang yang mengenakan masker. Terdapat pesan yang disampaikan berbunyi: "Negara Telah Memberiku Segalanya, Kini Saatnya Aku Membayar Kembali Kepada Bangsa dan Negara”. Dalam kedua baliho itu, terdapat nama perusahaan media Koran Fokus.


Terkait hal ini, Firli mengaku tidak mengetahui foto dirinya kembali muncul di ruang publik. Sebab, komandan pemberantasan korupsi itu sama sekali tak mengetahui maksud baliho bergambar dirinya dipasang.

“Saya tidak tahu terkait hal tersebut. Apakah itu iklan perusahaan atau ekspresi mendukung pemberantasan korupsi ditanah air,” kata Firli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/4).

Ia mengaku tidak mempermasalahkan kehadiran dua baliho tersebut jika mengandung pesan antikorupsi dan mendukung KPK dalam memberantas korupsi.

"KPK mengucapkan terima kasih. Terima kasih informasinya, tetap bantu kami sebarkan semangat untuk pemberantasan korupsi dan mari terus gelorakan bangun budaya antikorupsi," imbuhnya.

Sementara itu, Plt Jurubicara bidang penindakan KPK Ali Fikri memastikan bahwa baliho tersebut tidak terkait dengan program KPK. Dan KPK juga tidak mengeluarkan anggaran pemasangan dua baliho dimaksud.

"Kami memastikan bahwa pemasangan baliho pesan antikorupsi dimaksud tidak menjadi bagian program KPK dan juga tidak menggunakan anggaran KPK," kata Ali.

Menurut Ali, pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi.

"Pesan antikorupsi penting terus digelorakan agar satu sama lain saling mengingatkan untuk menjauhi perilaku-perilaku korupsi," ucap Ali.



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya