Berita

Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck/Net

Dunia

Jerman: Berkorban dengan Jarang Mandi Bisa Menghemat Enerji

SELASA, 19 APRIL 2022 | 12:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kemungkinan embargo total terhadap semua impor energi Rusia oleh Jerman, media lokal negara itu memuat sebuah artikel yang mempromosikan manfaat kesehatan dengan cara mandi lebih sedikit.

Berjudul 'Cukup untuk mencuci empat bagian tubuh INI; Mengapa kulit membersihkan dirinya sendiri jika Anda membiarkannya,' artikel Bild yang rilis pada Sabtu (16/4) dimulai dengan mengutip saran Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck.

Habeck baru-baru ini tgelah yang meminta rekan senegaranya dan para wanita untuk mengurangi penggunaan pemanas, kunjungan sauna, dan bahkan..., mandi! Menurutnya, itu cukup membantu negara mengurangi ketergantungannya pada energi Rusia.


Penghematan ini bisa memperbaiki kulit, "sekaligus juga membuat Rusia kesal karena Jerman bisa mengakali pengurangan enerji,"  tulis Bild.

Untuk menguatkan artikelnya, para jurnalis berkonsultasi dengan dokter kulit Yael Adler.

Artikel tersebut menjelaskan bahwa ada jenis bakteri tertentu yang menghuni kulit, yang cukup bermanfaat bagi kulit, tapi biasanya ada dalam jumlah kecil.

Jika seseorang memberi mikroorganisme tersebut kesempatan untuk berkembang biak dengan tidak mandi secara teratur, bakteri baik akan melindungi inangnya dari eksim, sekaligus mengonsumsi zat yang bertanggung jawab atas bau badan, tulis Bild.

Dengan cara ini, kulit membersihkan dirinya sendiri.

“Mandi terus menerus sama sekali tidak meningkatkan kesehatan," kata Adler.

Alih-alih menyiram seluruh tubuh mereka dengan air, artikel tersebut menyarankan orang Jerman untuk fokus pada empat bagian berikut: bagian bawah, ketiak, kaki, dan selangkangan, karena ini adalah area paling bau di tubuh manusia.

Tangan adalah pengecualian. Sangat penting untuk sering mencuci tangan terutama di masa pandemi ini.

Dokter kulit itu menyarankan bahwa mandi sesekali tanpa sabun atau sampo juga tidak akan merusak mikrobioma kulit yang halus.

"Perubahan kebiasaan mencuci dapat membantu menyembuhkan hingga 20 persen dari semua kondisi kulit yang disebabkan oleh mandi berlebihan dan penggunaan sabun," kata Adler.

Artikel Bild muncul setelah pernyataan Klaus Mueller, kepala Badan Jaringan Federal Jerman yang mengawasi pasar listrik, gas, telekomunikasi, pos, dan kereta api. Dalam sebuah wawancara TV, dia mendesak orang Jerman untuk bertanya pada diri sendiri, "apakah Anda benar-benar perlu mandi air panas tujuh hari seminggu, dengan pemanas gas?"

Mueller mencatat bahwa jika Jerman memberlakukan larangan total pada impor energi Rusia, cadangan gas yang terakumulasi akan bertahan hingga akhir musim panas atau awal musim gugur.

Pada bulan Maret, Berlin meluncurkan rencana darurat untuk mengelola pasokan gas dengan lebih baik, yang dapat, antara lain, melihat penjatahan energi di pembangkit tenaga listrik industri Eropa.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya