Berita

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Didoakan Ulama, Pengamat Nilai Airlangga Hartarto Layak dan Berpeluang Menjadi Presiden 2024

SENIN, 18 APRIL 2022 | 23:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto didoakan untuk bisa menjadi presiden pada pemilihan umum (Pemilu)  2024 mendatang.

Doa itu disampaikan pemimpin Majelis Bin Yahya Daarul Fadhililah, Cisarua Bogor, Habib Usman bin Yahya saat buka bersama dan santunan anak yatim DPP MKGR, di kantor DPP Partai Golkar, Minggu (17/4).

Pengamat politik Universitas Paramadina Emil Radhiansyah menanggapi soal Airlangga Hartarto yang didoakan menjadi Presiden.


Emil menafsirkan, doa yang diberikan Habib Usman bin Yahya untuk menjadi Presiden 2024 mencerminkan sebuah harapan dan keinginan. Keinginan itu mendasar, mengingat selama ini kinerja Airlangga Hartarto cukup baik, terlebih, hal itu  menjadi harapan ke depan.

Selain itu, Airlangga Hartarto layak didoakan menjadi Presiden karena besar harapannya pemimpin masa depan adalah orang yang tepat.

Menurut Emil, saat ini setiap individu yang akan mencalonkan menjadi calon presiden (Capres) RI di 2021 tentunya memiliki peluang.

Apalagi, kata Dia, posisi  Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Golkar memiliki kesempatan yang lebar untuk dicalonkan.

“Tentunya peluang tersebut harus diraih dalam bentuk dukungan masyarakat luas dan kinerja partai dalam menggerakkan dukungan masyarakat ini,” ujar Emil ketika dikonfirmasi, Senin (18/4).

Lebih lanjut Emil menyebut, dengan pengalaman yang ada pada Airlangga, baik sebagai Ketua Umum DPP Golkar dan capaian pada banyak bidang, terutama pengambilan kebijakan dalam kementerian dan pemerintahan, diyakini bisa menjadi modal bagus, baik dari kapasitas maupun kapabilitasnya.

“Airlangga merupakan sosok yang cukup matang untuk dapat tampil pada panggung calon Presiden 2024 nanti,” tandasnya.

Golkar adalah partai pemenang kedua pada Pemilu 2019. Jika seluruh kader dan ormas Golkar dilibatkan,  maka pada pemilu 2024 mendatang diprediksi  jumlah pemilih mencapai 17 juta lebih, jauh di atas perolehan suara pada Pemilu sebelumnya.

Dengan catatan seluruh pihak dilibatkan dalam konsolidasi kekuatan menyongsong Pemilu 2024, termasuk seluruh pengurus maupun ormas yang dimiliki Partai Golkar.

Terpisah, Direktur Eksekutif Poldata Indonesia, Fajar Arif Budiman mengatakan, Doa yang disampaikan oleh Habib Usman Bin Yahya merupakan doa yang disampaikan secara tulus dari seorang pemuda agama dan tokoh masyarakat.

“Sepertinya beliau melihat langsung bagaimana manfaat dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Menko Perekonomian bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Fajar yang juga pengamat komunikasi politik.

Dari perspektif komunikasi politik, menurut Fajar,  tentu doa yang dilontarkan bukan bagian dari gimmick politik yang didesain oleh Airlangga Hartarto.

“Karena seperti yang kita ketahui bahwa Airlangga Hartarto bukan tipikal politisi populis seperti yang sedang “trend” akhir-akhir ini,” ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya