Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

Ketum Demokrat: Hoaks, Kampanye Hitam, dan Ujaran Kebencian Semakin Termaklumi

SENIN, 18 APRIL 2022 | 09:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fenomena politik post-truthhoax hingga ujaran kebencian kini dirasa sudah menjadi sebuah kelaziman dan dimaklumi.

Kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia semakin jauh dari nilai-nilai Islam wasathiyah atau Islam moderat lantaran terjadinya kebencian, memusuhi akibat eksploitasi politik identitas, serta polarisasi ekstrem antara kelompok ultranasionalis dengan kelompok garis keras agama.

"Seolah tidak terbuka ruang dialog berkeadaban, tidak ada jalan tengah. Kita dipaksa harus memilih antara ujung kanan atau ujung kiri,” kata Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di acara 'Malam Silaturahmi dan Kontemplasi Partai Demokrat' di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/4).


Kondisi yang tidak memiliki ruang berdialog ini, kata AHY, diperburuk dengan munculnya berbagai fitnah melalui media sosial.

"Kondisi ini diperburuk dengan berkembang politik post-truth, hoax, fakenews, black campaign, hate speech seolah-seolah menjadi kelaziman bahkan dimaklumi, diterima, dibenarkan sebagai salah satu strategi mencapai tujuan tertentu,” katanya.

Dia mengamini politik fitnah bukan barang baru. Namun di era yang semakin digital dan tanpa batas ini, maka post-truth politics bisa sangat menghancurkan.

"Tentunya hanya memecah-belah bangsa, persatuan dan kesatuan kita jadi taruhan. Ini sangat berbahaya dan penting kita cegah bersama,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya