Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Nina Khrushchev: Demi Meraih Kemenangan, Rusia Bisa saja Menggunakan Senjata Nuklir

SENIN, 18 APRIL 2022 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekhawatiran tentang kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Rusia untuk melawan Ukraina diungkapkan Nina Khrushcheva, cicit mendiang pemimpin Soviet Nikita Khrushchev.

Khrushcheva, yang saat ini berprofesi sebagai profesor Hubungan Internasional di The New School di New York City, mengatakan bahwa dirinya khawatir Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhirnya akan menggunakan senjata nuklir taktis untuk mengklaim kemenangan di Ukraina.

“Karena ada pertanyaan tentang seberapa jauh Rusia dapat menciptakan kemenangan, dan senjata nuklir telah menjadi bagian dari pembicaraan di kedua belah pihak, Rusia dan Barat, opsi atom taktis berpotensi dapat dibayangkan,” katanya kepada Newsweek, menambahkan bahwa pernyataannya bukan sebuah prediksi.


"Saya ingin menjadi sangat jelas. Saya tidak mengatakan itu akan terjadi, tetapi sejauh skenario berjalan, tidak terbayangkan meskipun bukan yang paling mungkin," ujarnya.

Sebelumya dalam sebuah pernyataan terpisah kepada BBC, Khrushcheva mengatakan bahwa Putin merencanakan perang saat ini untuk dimenangkan, dengan cara apa pun.

"Itu menunjukkan, dia perlu menyatakan kemenangan.  Dia mungkin saja  menggunakan senjata nuklir taktis, saya tidak memperkirakan itu tapi itu bisa menjadi salah satu opsi yang mungkin siap digunakan Rusia," katanya.

Sesaat sebelum Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, Putin memperingatkan negara-negara Barat untuk menjauh dari konflik dan mengatakan dia menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi.  

"Setiap negara yang ikut campur akan menghadapi konsekuensi yang belum pernah Anda alami dalam sejarah Anda," katanya saat itu.

Baru-baru ini, para pemimpin Rusia juga dilaporkan telah membuat daftar pembenaran bagi Moskow untuk menggunakan senjata nuklir di Ukraina.

Dmitry Medvedev, mantan presiden Rusia yang sekarang menjabat sebagai wakil ketua dewan keamanan Rusia, bulan lalu menyebutkan beberapa cara Rusia dapat berhak menggunakan persenjataan nuklirnya bahkan terhadap negara-negara yang hanya menggunakan senjata konvensional.

Awal pekan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengatakan bahwa dia yakin dunia harus siap menghadapi kemungkinan Rusia menggunakan senjata kimia atau nuklir.

"Senjata kimia, mereka harus melakukannya, mereka bisa melakukannya, bagi mereka kehidupan rakyat, tidak ada apa-apa. Itu sebabnya," kata Zelensky kepada CNN dalam sebuah wawancara.  

"Kita harus berpikir untuk tidak takut, tidak takut, tetapi bersiaplah. Tapi itu bukan pertanyaan untuk Ukraina, tidak hanya untuk Ukraina, tetapi untuk seluruh dunia, saya pikir," ujarnya.

Klaim penggunaan senjata nuklir juga dikatakan oleh Direktur CIA William Burns. Ia mengatakan bahwa "potensi keputusasaan" dapat mendorong Putin untuk menggunakan senjata nuklir taktis di Ukraina.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya