Berita

Ketua Umum DPP PPP, Suharso Monoarfa dan jajaran pengurusnya sowan ke Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar/Ist

Politik

Sowan Rais Aam PBNU, Suharso Minta Nasihat Tentang Pemimpin Indonesia Masa Depan

SENIN, 18 APRIL 2022 | 03:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan melakukan safari politik.  Setelah, Sabtu (9/4) mendatangi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa sowan ke kediaman Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Pesantren Miftachussunah, di Surabaya, Sabtu malam (16/4).

Suharto datang dengan didampingi oleh para petinggi partai berlambang Kakbah, diantaranya: Sekjen PPP Arwani Thomafi, Sekretaris Majelis Syariah KH Chaerul Soleh Rosyid, Ketua DPP PPP Gus Hakim Hasyim Muzadi, Sekretaris DPW PPP Jatim Habib Salim Qurays dan beberapa Ketua DPC.

Usai menggelar silaturahim yang berlangsung 2 jam, Suharso mengatakan bahwa ia datang ke Rais Aam PBNU untuk meminta nasihat dan doa. Beberapa hal yang ia bicarakan bersama Kiai Mictachul Akhyar itu adalah tentang Indonesia dan pemimpin nasional kedepan.


“Untuk berbagi pandangan, pendapat dan saya kira berguru ah, ingin tahu pandangan beliau untuk menegakkan syariat kita ke depan. Kemudian soal Indonesia ke depan, pemimpin yang bagus ke depan itu seperti apa,” ungkap Suharso dalam keterangan tertulis, Minggu (17/4).

Sementara itu, Rais Aam PBNU, Kiai Miftah mengatakan bahwa PPP memiliki tugas untuk merawat umat Islam salah satunya NU. Ia pun menepis mika pertemuan dengen petinggi PPP untuk membahas masalah politik praktis.

Dikatakan Kiai Mif, PPP memiliki tanggung jawab untuk merawat umat Islam yang jumlahnya sangat besar.

“Kalau merawat dengan baik kan otomatis gitu. Kita bicara soal kepemimpinan, keumatan, di mana kita bisa menaikkan kualitas. Tidak ada bicara politik, hanya bicara pemimpin, umat, bagaimana umat makin cerdas,” demikian penjelasan Kiai Mif.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa juga mendapat hadiah buku karangan KH Miftachul Akhyar yang berjudul “Al-Inhadl”.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya