Berita

Rumah yang dirusak oleh tanah longsor di provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, Jumat (15/4)/Net

Dunia

Afrika Selatan Dilanda Banjir Dan Tanah Longsor, 443 Tewas, 63 Hilang

SENIN, 18 APRIL 2022 | 02:59 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pada pertengahan pekan ini, Afrika Selatan dilanda oleh hujan besar, terutama pada provinsi KwaZulu-Natal (KZN), sebuah provinsi di pantai timur Afrika Selatan. Kini hujan memicu banjir dan tanah longsor yang mematikan bagi 11 juta warga yang berada di sana.

Pada Minggu (17/4), Tim penyelamat masih mencari puluhan orang yang masih hilang di provinsi KZN. Menurut laporan pemerintahan, banjir dan tanah longsor itu yang telah menewaskan lebih dari 440 orang.

Banjir telah menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal, memutus aliran listrik dan layanan air serta mengganggu operasi di salah satu pelabuhan tersibuk di Afrika, Durban.


Seorang pejabat ekonomi provinsi memperkirakan kerusakan infrastruktur secara keseluruhan lebih dari 684,6 juta dolar AS.

Perdana Menteri provinsi KZN, Sihle Zikalala, mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 443, dan 63 orang lainnya belum ditemukan.

Zikalala mengatakan dalam konferensi pers yang disiarkan televisi bahwa banjir tersebut termasuk yang terburuk dalam sejarah bencana alam di provinsi itu.

Di beberapa daerah yang terkena dampak terburuk, penduduk mengatakan mereka takut dengan hujan lebih banyak, yang diperkirakan akan datang kembali pada Minggu ini.

"Kami tidak kehilangan harapan. Meskipun kami khawatir karena hari-hari hujan terus berlanjut," Sbongile Mjoka, warga desa Sunshine di kotamadya eThekwini, Provinsi KZN, kepada Reuters, Minggu (17/4).

"Kami trauma melihat hujan," tambahnya.

Kantor Presiden, Cyril Ramaphosa mengatakan pada Sabtu malam (16/4) bahwa dia telah menunda kunjungan kerja ke Arab Saudi untuk fokus pada bencana tersebut.

Ramaphosa akan bertemu dengan para menteri kabinet untuk menilai tanggapan terhadap krisis tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya