Berita

Ketua Umum (Ketum) DPP Ormas MKGR, Adies Kadir/RMOL

Politik

Adies Kadir Ancam Ganti Ketua DPD MKGR yang Tidak Mampu Gerakan Roda Organisasi

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 23:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) DPP Ormas MKGR, Adies Kadir yang merupakan organisasi sayap Partai Golkar mengaku tak segan akan memberhentikan pimpinan DPD MKGR yang tidak menggerakkan organisasi dengan benar.

Ultimatum itu disampaikan langsung oleh Adies di hadapan Ketum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan petinggi Golkar serta beberapa petinggi organisasi sayap Golkar saat acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang diselenggarakan oleh MKGR di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Minggu petang (17/4).

Adies mengaku, sudah melakukan konsolidasi dengan 15 DPD Provinsi yang telah melakukan musyawarah daerah (musda) serta melakukan pelantikan pengurus MKGR di daerah-daerah.


"Dan kami telah melantik walaupun yang sudah dilantik ini masih banyak juga yang belum bergerak. Nah ini menjadi PR kami karena sampai saat ini hanya sebagian besar, ada sebagian kecil yang dilantik yang belum melakukan gerakan-gerakan konsolidasi," ujar Adies seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/4).

Adies menambahkan, Airlangga selalu memantau siapa-siapa saja yang bekerja, baik itu di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota.

"Jadi bapak ibu sekalian, karena kita ditegur, saya ditegur, saya mohon maaf, saya tidak akan sungkan-sungkan memberhentikan atau mem-Plt-kan bapak ibu Ketua DPD yang tidak menggerakkan roda organisasi MKGR," tegas Adies.

Adies berharap, semua para pimpinan daerah untuk selalu siap menggerakkan roda organisasi MKGR dengan melakukan konsolidasi dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Kami di pusat hasil mubes kita harus bergerak, kita harus berkerja, kita harus buat banyak kegiatan. DPR RI, pemerintah, telah menetapkan tidak akan menunda lagi pemilu, 14 Februari pemilu, sudah ditetapkan, jadi semua organisasi MKGR harus bergerak," pungkas Adies.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya