Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

AHY: Demokrasi Indonesia Melemah Karena Negara Seolah-olah Beri Ruang bagi Buzzer

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 20:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Demokrasi di Indonesia telah mengalami kemunduran bahkan terdengar sebagai cacat demokrasi. Saat ini indeks demokrasi Indonesia turun lantaran negara seakan memberi ruang kepada para pendengung politik di sosial media.

Begitu yang dikatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan sambutan dalam acara Malam Silaturahmi dan Kontemplasi Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/4).

"Kata yang sering membuat rakyat marah adalah ketika negara seolah memberikan ruang luas kepada buzzer-buzzer politik untuk bebas beroperasi, tujuannya untuk membungkam suara kritis rakyat," ucap AHY, dikutip Kantor Berita Politik RMOL.


Menurut AHY, baik partai politik maupun media massa juga civil society banyak dibungkam dan diserang oleh buzzer jika berbeda pandangan dengan pemerintah.

"Yang dianggap berbeda pandangan dan sikap dari penguasa saat ini tanpa bermaksud menyinggung siapapun, izinkan saya atas nama keluarga besar Partai Demokrat ke depan masyarakat Indonesia," tuturnya.

Untuk itu, dalam kapasitasnya menjadi ketua umum partai AHY mengingatkan pemerintah agar mampu menjaga stabilitas politik.

"Bahwa kami punya hak dan kewajiban untuk terus mengingatkan jangan sampai terjadi pergeseran," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya