Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova/Net

Dunia

Rusia: Bergabung dengan NATO Tidak Akan Memperkuat Keamanan Finlandia dan Swedia

SABTU, 16 APRIL 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rencana bergabungnya Finlandia dan Swedia menjadi anggota NATO disesalkan pihak Rusia karena nantinya itu akan memiliki konsekuensi negatif bagi perdamaian dan stabilitas di Eropa utara.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (15/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kebijakan non-blok militer Finlandia dan Swedia menjadi dasar yang kuat dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan Rusia.

Zakharova berpendapat bahwa menjadi bagian dari aliansi militer tidak akan membantu Finlandia dan Swedia dalam memperkuat keamanan mereka, tetapi justru akan membawa mereka ke garis depan.


"Pilihannya terserah pada otoritas Swedia dan Finlandia, tetapi mereka harus memahami konsekuensi dari langkah tersebut untuk hubungan dengan Rusia. Arsitektur keamanan Eropa saat ini dalam keadaan krisis," kata Zakharova, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (16/4).

Finlandia dan Swedia mengambil langkah untuk bergabung dengan aliansi NATO setelah invasi Rusia di Ukraina.

Pekan lalu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada Sky News bahwa jika Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO, Rusia akan berupaya menyeimbangkan kembali situasi untuk memastikan keamanan negara. Langkah-langkah harus segera diambil untuk memperkuat perbatasan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya