Berita

Menteri Ekonomi Robert Habeck/Net

Dunia

Orang Jerman Harus Mulai Hemat Energi, Menteri: Tinggalkan Mobil dan Naik Sepeda!

SABTU, 16 APRIL 2022 | 08:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jerman harus mulai menyiapkan langkah-langkah untuk menghemat energi. Dimulai dari yang paling sederhana saja misalnya dengan tidak menggunakan mobil saat berangkat kerja.

"Jika setiap orang Jerman bisa melakukan hal itu, setidaknya bisa menghemat hingga 10 persen," ujar Menteri Ekonomi Robert Habeck, berbicara kepada media Funke, saat ia meminta warga agar mulai mengurangi konsumsi dengan menawarkan beberapa tips

“Jika Anda bisa naik kereta atau sepeda selama Paskah, itu bagus juga: mudah di dompet dan bisa 'bikin kesal Putin'," lanjut politikus Partai Hijau ini.


Ia mengatakan penghematan energi tidak hanya bagian dari upaya untuk menjadi lebih mandiri dari impor Rusia, tetapi juga 'proyek besar bersama' yang akan membantu Jerman dalam jangka panjang.

Pilihan lainnya adalah agar orang-orang dapat bekerja dari rumah setidaknya satu atau dua hari selama seminggu, seperti pada waktu pembatasan pandemi. Menghemat penggunaan pemanas dengan menurunkan suhunya satu derajat saja bisa menghemat hingga enam persen, menurutnya.

“Saya mendesak setiap orang untuk menghemat energi sekarang juga,” katanya.

Jerman telah menolak seruan di dalam Uni Eropa untuk melarang gas Rusia, dengan mengatakan bahwa itu akan membawa negara itu ke dalam resesi yang tajam.

Jerman telah mengurangi pangsa impor gas Rusia dari 55 persen sebelum perang menjadi 40 persen saat ini.

Habeck mengatakan pekan lalu bahwa kemungkinan akan memakan waktu hingga pertengahan 2024 bagi ekonomi top Eropa untuk benar-benar menghentikan pengiriman Rusia.

Habeck juga termasuk yang bersikeras untuk memasok Ukraina dengan lebih banyak senjata di tengah kebuntuan militer yang sedang berlangsung melawan Rusia.

“Senjata harus lebih banyak lagi," katanya pada Jumat (15/4), menambahkan bahwa Berlin tidak dapat meninggalkan Kiev 'sendirian'.  

“Ukraina tidak boleh kalah dan Putin tidak boleh menang,” katanya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya