Berita

Pengamat politk Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jamiludin Ritonga: Lukai Hati Masyarakat, Partai Bisa PAW Anggota DPR Nonton Film Porno saat Rapat

SABTU, 16 APRIL 2022 | 04:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tindakan tak senonoh dilakukan salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan lantaran menonton video porno pada saat rapat komisi berlangsung. Banyak masyarakat mendesak PDIP mengganti anak buahnya di parlemen yang melakukan tindakan tidak etis tersebut.

Pengamat politk Jamiluddin Ritonga berpendapat yang dilakukan anggota dewan tersebut perlu mendapatkan sanksi berat baik dari Mahkamah Kehormatan DPR RI (MKD) atau dari fraksinya. Pasalnya, perbuatan tersebut melukai hati para pemilih anggota dewan tersebut.

"Tentu perilaku tersebut sangat menyakitkan bagi pemilihnya. Ia rapat bukan memperjuangkan aspirasi konstituennya, tapi justru menonton bokep,” ucap Jamliuddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/4).


Mantan Dekan FIKOM IISIP ini mengatakan, bahwa pemilih anggota dewan tersebut memiliki hak untuk meminta partai politik untuk mengganti anggota dewan tersebut.

"Pemilihnya juga berhak untuk mendesak partainya untuk melakukan pergantian antar waktu (PAW). Sebab, perilaku anggota DPR RI itu sudah tidak mencerminkan anggota dewan yang terhormat,” katanya.

Pihaknya menambahkan, dengan melakukan tindakan tersebut, anggota dewan itu telah menodai kepercayaan publik terhadapnya sebagai representasi perwakilan rakyat.

"Selain itu, anggota DPR itu juga tidak amanah. Ia jelas-jelas dalam rapat tidak memperjuangkan aspirasi konstituennya, tapi justru melakukan perbuatan yang tidak etis,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya