Berita

Akun Twitter Layanan Pos Ukraina mengabarkan peluncuran perangko khusus tentang tenggelamnya kapal perang Rusia/Repro

Dunia

Kapal Perang Rusia Tenggelam, Kantor Pos Ukraina Luncurkan Perangko Khusus

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 14:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Peristiwa tenggelamnya kapal rudal Moskva pada Kamis (14/4) waktu setempat menjadi berita hangat di Ukraina. Pasukan Ukraina mengklaim telah berhasil membombardir kapal kebanggaan Rusia itu, sementara menurut Rusia kapal tersebut terbakar karena adanya kerusakan.  
 
Beberapa jam setelah kabar itu menyeruak, terlihat antrean panjang di luar kantor pos utama di Kiev. Layanan Pos Ukraina meluncurkan Perangko khusus untuk memperingati peristiwa itu. Warga pun rela menunggu untuk bisa membeli perangko bergambar tentara Ukraina yang berdiri menghadap kapal Moskva sambil mengacungkan jarinya, memberi isyarat kasar.

Penjualan perangko itu pun  melonjak. Direktur Penjualan, Yevhen ,mengatakan hancurnya kapal Rusia adalah sebuah peristiwa penting yang membuat perangko tersebut laku keras, seperti dikutip Reuter.
"Sebuah peristiwa penting terjadi kemarin. Angkatan Bersenjata kami menghancurkan kapal flagman agresor. Saya pikir peristiwa ini harus memiliki tempat di ingatan semua orang," katanya.

"Sebuah peristiwa penting terjadi kemarin. Angkatan Bersenjata kami menghancurkan kapal flagman agresor. Saya pikir peristiwa ini harus memiliki tempat di ingatan semua orang," katanya.

Roman Gribov, si perancang perangko, adalah salah satu dari penjaga perbatasan yang ikut menentang kapal perang Rusia itu. Gribov, menurut informasi yang tersebar, meminta pasukan Rusia segera menyerah.

Direktur Jenderal Operator Pos Nasional Ukrposhta Ukraina, Ihor Smilianskyi mengatakan, perangko itu sebagai simbol kemenangan.

"Saya pikir itu menunjukkan ketahanan. Ini menunjukkan bagaimana Ukraina akan berjuang dan menang," katanya.

Moskva menjadi terkenal pada 24 Februari, hari ketika Rusia memulai invasinya, ketika itu adalah salah satu dari dua kapal yang menghadapi kontingen kecil penjaga Ukraina di pos terdepan Laut Hitam yang dikenal sebagai Pulau Ular.

Awak kapal armada Laut Hitam telah berupaya mengevakuasi kapal Moskva, menarik kapal yang tenggelam itu  kembali ke pelabuhan, namun gagal.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan api di kapal penjelajah rudal era Soviet itu berhasil dipadamkan, tetapi membuat kapal itu rusak parah.

Kapal tersebut semakin tenggelam saat proses penarikan ke pelabuhan di tengah badai.

“Saat ditarik ke pelabuhan tujuan, karena kerusakan lambung yang disebabkan oleh ledakan amunisi yang dipicu oleh api, kapal penjelajah Moskva kehilangan stabilitas. Dalam kondisi laut yang penuh badai, kapal tenggelam,” kata Kementerian Pertahanan Rusia, Kamis malam, seperti dikutip dari RT, Jumat (15/4).

Ini sekaligus membantah klaim Ukraina bahwa pasukan mereka telah menyerang kapal dengan rudal.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya