Berita

Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand/Net

Dunia

Kanada Kirim Pasukan Militer ke Polandia, Pastikan Pengungsi Ukraina Hidup Layak

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 11:36 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Kanada mengerahkan pasukan militernya ke Polandia untuk membantu mengatasi gelombang banjir pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia.

Menteri Pertahanan Kanada, Anita Anand mengatakan, misi itu bertujuan untuk memastikan agar warga Ukraina yang melarikan diri dari perang menerima dukungan yang terbaik.

"Militer kami akan terus meningkatkan dan menawarkan tempat yang aman dan menyambut dengan tangan terbuka seluruh pengungsi rakyat Ukraina," ujar Anand Pangkalan Militer Trenton pada Kamis (14/4), seperti dimuat oleh CBC.


Anand mengungkap telah mengutus setidaknya 150 tentara untuk bergabung dalam misi tersebut, tetapi hanya sekitar 100 yang akan dikerahkan untuk saat ini.

Mereka ditujukan untuk membantu proses pengungsian, serta memberikan layanan dukungan medis.

Canadian Press melaporkan, pasukan akan dikerahkan dari Pangkalan Pasukan Kanada Trenton, dan pada pekan lalu tim advance telah melakukan perjalanan ke Polandia untuk melacak situasi misi.

Menurut data Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), lebih dari 2,6 juta pengungsi telah melarikan diri dari Ukraina ke Polandia sejak Rusia melancarkan invasi pada akhir Februari. Sejauh ini Polandia memiliki jumlah terbesar pengungsi yang dilindungi oleh negara-negara tetangga Ukraina.

Sejak perang dimulai, Kanada telah memberikan pinjaman jutaan dolar kepada pemerintah Ukraina dengan bentuk senjata dan peralatan militer.

Kanada juga telah memberikan sanksi kepada ratusan pemimpin politik dan bisnis Rusia, dan menyerukan Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki negara itu atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, terutama pada insiden Bucha.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya