Berita

Kapal penjelajah rudal Moskva/Net

Dunia

Kapal Penjelajah Rudal Moskva Ditarik ke Pelabuhan Rusia, Ukraina Klaim Akibat Serangan Rudal Neptunus

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 00:48 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa mereka sedang menarik kapal penjelajah rudal Moskva kembali ke pelabuhan Rusia setelah memadamkan api yang melanda deknya pada Rabu malam.

Terkait penyebab api tersebut, kementerian sebelumnya mengatakan bahwa kobaran api terjadi setelah amunisi meledak di atas kapal. Namun, militer Ukraina mengklaim telah menghantam Moskow dengan rudal jelajah anti-kapal Neptunus.

Moskva memiliki panjang 186,4 meter dan dapat melaju dengan kecepatan 32 knot atau 59 km/jam. Kapal berbobot 12.500 ton itu biasanya memiliki awak sekitar 500 orang.


“Penyebab kebakaran di kapal penjelajah rudal Moskva itu dari amunisi yang meledak. Kapal itu kini rusak parah, dan seluruh kru-nya sudah dievakuasi saat ini,” ujar Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip dari NDTV, Kamis malam (14/4).

Tetapi penasihat Presiden Volodymyr Zelensky, Oleksiy Arestovych membagikan video di Twitter di hari yang sama, menunjukkan kapal penjelajah Moskva Rusia diserang oleh rudal Neptunus mereka.

Kapal Moskva itu memiliki 15 rudal jelajah Vulkan anti-kapal dengan jangkauan 700 kilometer. Kapal perang ini juga dilengkapi dengan senjata anti kapal selam dan torpedo ranjau. Moskva juga bisa membawa helikopter diatas deknya.

Moskow menjadi terkenal pada hari-hari awal perang Ukraina, ketika Rusia meminta pasukan perbatasan Ukraina yang mempertahankan Snake Island yang strategis untuk menyerah, tetapi ditolak dengan tegas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya