Berita

Politikus Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi/Net

Politik

Ekonomi Rakyat Belum Pulih, Politikus Demokrat: Lupakan Dulu Bangun IKN Baru

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Daripada sibuk bangun Ibukota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur, lebih baik pemerintah fokus mengembalikan kondisi ekonomi masyarakat yang masih terpuruk oleh pandemi Covid-19.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi,
 yang meminta pemerintah fokus pada pengembalian kondisi ekonomi rakyat dibandingkan membangun IKN baru yang akan menghabiskan dan ratusan triliun rupiah.

"Lupakan dulu membangun IKN baru yang akan menghabiskan ratusan triliun. Kita harus fokus pada pengembalian ekonomi termasuk pembentukan provinsi baru, lupakan dulu," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (14/4).

"Lupakan dulu membangun IKN baru yang akan menghabiskan ratusan triliun. Kita harus fokus pada pengembalian ekonomi termasuk pembentukan provinsi baru, lupakan dulu," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (14/4).

Politikus Demokrat ini pun memperkirakan, jika kelangkaan berbagai kebutuhan masyarakat tidak segera ditangani, maka inflasi tidak bisa dihindarkan.

"Ketika rakyat sudah mulai teriak maka akan terjadi inflasi, kenaikan harga yang berdampak yang berdampak pada sosial. Itu yang kita cegah sebetulnya," tandasnya.

Gong pembangunan IKN baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sudah dipukul Presiden Joko Widodo pada 14 Maret lalu. Saat itu, Jokowi mengumpulkan tanah dan air dari seluruh provinsi di Indonesia untuk ditempatkan di satu wadah dalam sebuah proses di Titik Nol IKN.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya