Berita

Polisi berjaga di lokasi penembakan massal di Brooklyn/Net

Dunia

30 Jam Diburu, Tersangka Penembakan Massal di Brooklyn Berhasil Diringkus Polisi

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 11:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah diburu hampir 30 jam, pihak kepolisian New York akhirnya berhasil meringkus tersangka pelaku penembakan massal di stasiun kereta bawah tanah Brooklyn, Rabu sore (13/4) waktu setempat.

Atas perbuatannya James telah didakwa melakukan terorisme atau tindakan kekerasan lainnya di transportasi massal dan menghadapi hukuman penjara seumur hidup.

Petugas di East Village Manhattan menangkap James setelah dirinya menghubungi NYPD untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian.


AP melaporkan, James menelepon NYPD da mengatakan dia berada di dalam restoran cepat saji McDonalds di Manhattan dan petugas mengatakan mereka akan datang dan menjemputnya.

"Ketika petugas merespons, James sudah meninggalkan McDonalds di 6th Street dan First Avenue," kata Kepala Polisi NYPD Kenneth Corey saat konferensi pers.

Setelah mencari, petugas kemudianmenemukan James di sudut terdekat, di St. Marks Place dan 1st Avenue, dan membawanya ke tahanan.

James akan menjalani sidang perdananya Kamis (14/4), di pengadilan federal di Brooklyn, menurut kantor pengacara AS untuk Distrik Timur New York.

James memiliki sejarah kriminal selama tiga dekade, dengan 12 penangkapan di New York dan Jersey.

Serangan di stasiun 36th Street dan Fourth Avenue membuat 29 orang dirawat di rumah sakit. Sepuluh mengalami luka tembak, lima dalam kondisi kritis, tetapi diperkirakan akan selamat.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya