Berita

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

Memahami Khittah NU, Cara PKB Memosisikan Diri dalam Berpolitik

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 10:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bulan Ramadhan lebih banyak diisi Fraksi PKB DPR RI dengan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas iman dan intelektual umat Islam.

“Tahun ini kami menggelar kegiatan berbagi dengan anak-anak yatim dan bedah buku karya intelektual NU Ahmad Baso untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/4).

Dia menjelaskan, kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan simbol bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum tepat untuk lebih peduli kepada sesama.


Bulan Ramadhan juga menjadi momentum tepat bagi umat Islam untuk melakukan muhasabah atau koreksi diri.

Dengan menurunnya berbagai aktivitas fisik akibat pandemi Covid-19, maka tercipta banyak momentum tiap individu untuk melakukan refleksi sejauh mana kemanfaatan diri bagi sesama.

“Pun juga dengan momentum Ramadhan ini sebenarnya banyak memberikan ruang bagi kita untuk terus meningkatkan kapasitas intelektual kita dengan banyak membaca dan berbagi ilmu dengan sesama,” katanya.

Dalam konteks meningkatkan kapasitas intelektual ini, Fraksi PKB mengadakan kegiatan bedah buku bertajuk "Historiografi Khittah dan Politik NU" karya Ahmad Baso.

Sebagai partai politik yang dilahirkan untuk memperjuangkan kepentingan jam’iyah maupun jamaah NU, kata dia, maka sudah seharusnya setiap kader PKB memahami sejarah khittah NU.

"Dengan memahami khittah NU secara utuh, maka kader PKB bisa mengetahui bagaimana memosisikan diri secara tepat dalam memperjuangkan kepentingan politik nahdliyin,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya