Berita

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian/Net

Politik

Mendagri Tito Harap Ratusan Triliun Anggaran Pemilu Digunakan Secara Efisien

RABU, 13 APRIL 2022 | 20:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggaran pemilihan umum (Pemilu) 2024 disebut menelan uang negara sebesar Rp110,4 triliun. Dengan rincian Rp76,6 triliun untuk KPU dan Rp33,8 triliun bagi Bawaslu.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, anggaran Pemilu 2024 merupakan prinsip dasar dari pemerintah untuk KPU yang nantinya akan menyusun PKPU. Oleh karena itu, Mendagri TIto berharap agar anggaran yang digelontorkan pemerintah ini digunakan secara efektif.

“Anggaran itu tepat digunakan untuk setiap tahapan berjalan lancar. Yang kedua adalah efisien. Efisien ini sangat penting, artinya dengan sumber daya anggaran seminimal mungkin bisa mencapai target yaitu pemilu yang lancar dan aman. Jadi tolong dihitung betul,” kata Tito dalam rapat kerja bersama KPU, Bawaslu dan Komisi II DPR RI, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (13/4).


Mantan Kapolri ini menyinggung soal pernyataan Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas dengan para menteri. Presiden Joko Widodo meminta kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang menjadi juru bicara pemerintah untuk membicarakan anggaran Pemilu 2024 antara KPU dengan parlemen.

“Untuk membicarakan dengan KPU, dengan DPR agar dikalkulasi betul karena kan kita lihat terjadi lompatan yang cukup tinggi dari 2014, 2019, ke 2022 KPU-Bawaslu saja kalau tidak salah Rp103-108 triliun, ini berbeda jomplang dengan 2014 dan 2019,” katanya.

Oleh karena itu, kata Tito, di tengah situasi sulit saat ini, negara pemerintah rakyat membutuhkan biaya lantaran Covid-19 masih belum selesai dan 2024 tidak menjamin akan selesai.

"Yang kedua kita juga masih dalam tahap recovery ekonomi, pemulihan ekonomi. Banyak juga yang terdampak dan juga banyak program-program strategis nasional dan juga program-program di daerah yang belum terselesaikan yang juga membutuhkan biaya. Belum lagi nanti ada pemekeran di Papua misalnya, ini memerlukan biaya,” ucapnya.

“Oleh karena itu, mohon dengan segala hormat dikalulasi betul anggarannya agar bisa seminimal mungkin tapi tetap mencapai target pemilu terlaksana aman dan lancar,” tutupnya.




Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya