Berita

Tentara Rusia yang mengepung Pabrik Besi dan Baja Ilyich, Selasa (12/4)/Net

Dunia

Seribu Marinir Ukraina Menyerah pada Rusia di Mariupol

RABU, 13 APRIL 2022 | 16:17 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Rabu (13/4) bahwa 1.026 tentara Brigade Marinir ke-36 Ukraina, termasuk 162 perwira, telah menyerah di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung pasukan Rusia.

ìDi kota Mariupol, dekat Pabrik Besi dan Baja Ilyich, akibat serangan oleh angkatan bersenjata Rusia dan unit milisi Republik Rakyat Donetsk kami, 1.026 tentara Ukraina dari Brigade Marinir ke-36 secara sukarela meletakkan senjata dan menyerah,î ujar kementerian tersebut, dikutip dari Reuters, Rabu (13/4).

Satu jam sebelumnya, pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov mengatakan, lebih dari 1.000 marinir Ukraina telah menyerah di Mariupol dan mendesak pasukan yang tersisa yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal untuk menyerah.


"Di dalam Azovstal saat ini ada sekitar 200 orang terluka yang tidak dapat menerima bantuan medis apa pun," kata Kadyrov dalam postingan Telegramnya.

"Bagi mereka dan yang lainnya, lebih baik untuk mengakhiri perlawanan yang tidak berguna ini dan pulang ke keluarga masing-masing," tambahnya.

Pemerintah Rusia mengatakan 151 tentara Ukraina yang terluka dirawat di tempat dan dibawa ke rumah sakit kota Mariupol.

Hingga saat ini, belum ada komentar langsung dari kantor presiden Ukraina, staf umum Ukraina, atau kementerian pertahanan Ukraina.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya