Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif/Net

Dunia

Shehbaz Sharif Hadapi Tugas Berat Pulihkan Ekonomi Pakistan Warisan Imran Khan

RABU, 13 APRIL 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintahan Pakistan telah berganti kepemimpinan. Berbagai tantangan terutama di bidang ekonomi sudah menunggu untuk diselesaikan usai penggulingan Imran Khan sebagai perdana menteri dalam mosi tidak percaya.

Orang dekat perdana menteri yang baru, Shehbaz Sharif,  yaitu Miftah Ismail mengatakan pemerintah saat ini menghadapi tugas berat mengelola ekonomi yang tersendat-sendat dengan defisit besar.

"Imran Khan telah meninggalkan kekacauan yang kritis," kata Ismail, yang kemungkinan menjadi menteri keuangan Sharif pada konferensi pers di Islamabad, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/4).


Ia menambahkan pembicaraan yang ditangguhkan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) akan dilanjutkan sebagai prioritas.

"Kami akan memulai kembali pembicaraan dengan IMF," katanya.

Ismail kemudian mengulangi keprihatinan Sharif yang diangkat dalam pidato perdananya di parlemen tentang apa yang dia gambarkan sebagai rekor defisit yang akan diwarisi pemerintahnya dari Khan, yang dituduh oleh oposisi salah urus ekonomi.

Sebagai tindak lanjut, Sharif membentuk Dewan Penasihat Ekonomi Nasional dalam pertemuan pertamanya pada hari Selasa.

IMF telah menangguhkan pembicaraan menjelang tinjauan ketujuh dari program penyelamatan senilai 6 miliar dolar AS yang disepakati pada Juli 2019.

Sharif (70) resmi menggantikan pendahulunya, Khan yang digulingkan lewat mosi tidak percaya sejak Senin (12/4).

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya