Berita

Marine Le Pen dan Emmanuel Macron/Net

Dunia

Marine Le Pen Usul Masa Jabatan Presiden Prancis Diperpanjang

RABU, 13 APRIL 2022 | 10:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Usulan agar masa jabatan presiden Prancis diperpanjang dari lima menjadi tujuh tahun yang dikemukakan calon presiden Marine Le Pen, mendapat tanggapan positif dari petahana Emmanuel Macron.

Le Pen mengatakan pada Selasa (12/4), bahwa dia menyukai masa jabatan tujuh tahun dan bercanda bahwa Macron akhirnya akan menyetujui usulnya.

"Memiliki masa jabatanselama tujuh tahun akan mengembalikan 'prestise' kepresidenan dan memungkinkan pemegang jabatan untuk merencanakan masa jabatan yang lebih lama tanpa harus berkampanye lagi," kata Le Pen, setelah dinyatakan maju ke putaran kedua melawan Macron dalam pemungutan suara putaran pertama hari Minggu, seperti dikutip dari AFP, Rabu (13/4).


Selama kampanye di Grand Est, Macron mengatakan dia 'agak mendukung' untuk memulihkan masa jabatan tujuh tahun, asalkan disetujui rakyat Prancis.

"Itu akan menjadi langkah yang baik untuk pemilihan presiden dan memberikan 'napas' dibandingkan dengan pemilihan legislatif," kata Macron.

Ditanya tentang Macron yang tampaknya setuju dengannya, Le Pen mengatakan sang petahana pada akhirnya akan memilih usulannya.

"Masih ada sepuluh hari lagi, kamu tidak pernah tahu!" katanya.

Pada tahun 2000, sebuah referendum memperpendek masa jabatan presiden Prancis dari tujuh tahun menjadi lima tahun. Maksimal dua periode berturut-turut diberlakukan setelah reformasi konstitusi 2008.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya