Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Biden Tegaskan Ke Modi: Jangan Beli Minyak Rusia, Nanti Rugi

RABU, 13 APRIL 2022 | 03:58 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi bahwa membeli minyak dari Rusia seharusnya tidak dilakukan oleh India dan dapat menghambat tanggapan AS terhadap perang di Ukraina.

Memulai panggilan video berdurasi satu jam, Biden dan Modi secara terbuka memulai pembicaraan atas kehancuran di dalam Ukraina, terutama di Bucha, di mana banyak warga sipil tewas.

Namun dalam percakapan video pada Senin (11/4) itu, Biden mengatakan dirinya tidak membuat permintaan konkret dari Modi terkait hubungan mereka antara Rusia dan China.


Namun dia mengatakan kepada Modi bahwa posisi India di dunia tidak akan diuntungkan apabila terus mengandalkan sumber energi Rusia.

"Presiden menyampaikan dengan sangat jelas bahwa mereka (India) tidak berkepentingan untuk meningkatkan itu (impor minyak Rusia)," ujar Jurubicara Gedung Putih, Jen Psaki, dikutip dari Reuters, Selasa (12/4).

Psaki tidak mengungkapkan apakah India telah membuat komitmen untuk mengurangi impor energi tersebut, tetapi mengatakan Washington siap membantu negara itu mendiversifikasi sumber energinya.

Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, menolak berkomentar tentang pembelian energi India dari Rusia, dan mengatakan bahwa seharusnya AS fokus di Eropa, bukan India.

"Mungkin total pembelian kami untuk bulan ini akan kurang dari apa yang dilakukan Eropa pada sore hari," ujar Jaishinkar.

Terpikat oleh diskon besar-besaran menyusul sanksi Barat terhadap Rusia, India telah membeli setidaknya 13 juta barel minyak mentah Rusia sejak invasi pada akhir Februari.

Dibandingkan dengan tahun lalu, India hanya membeli sekitar 16 juta barel secara keseluruhan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya