Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Covid-19 Makin Mengkhawatirkan, Washington Perintahkan Konsulat AS di China Dikosongkan

SELASA, 12 APRIL 2022 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Luar Negeri AS memerintahkan staf diplomat agar segera mengosongkan konsulat di China, dengan alasan peningkatan infeksi virus corona dan langkah-langkah penahanan yang begitu keras. Semua warga Amerika juga telah didesak untuk tidak bepergian ke negara itu.

Lewat sebuah peringatan yang dikeluarkan pada Senin (11/4), AS meminta semua pekerja non-darurat untuk meninggalkan konsulat mereka di Shanghai setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 serta dampak pembatasan yang diberlakukan oleh otoritas China sebagai tanggapan.

Beijing bereaksi keras terhadap pemberitahuan sebelumnya, dengan juru bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijan menyatakan China sangat tidak puas dan dengan tegas menentang tuduhan tak berdasar pihak AS terhadap respons epidemi China.


Shanghai telah muncul sebagai salah satu hotspot Covid-19 utama China dalam beberapa pekan terakhir, mencatat rekor tertinggi 26.087 infeksi baru pada hari Minggu, meskipun hanya 914 yang bergejala, menurut pejabat setempat. Lebih dari 12.000 petugas medis telah dikerahkan ke kota metropolitan dari wilayah lain - termasuk 2.000 dari militer - di tengah inisiatif pengujian massal baru, sementara pusat karantina baru telah dibuat untuk mereka yang terscreening positif.  

Pemerintah awalnya memberlakukan penguncian sebagian di kota besar berpenduduk 26 juta jiwa itu sebelum memperluas kebijakan tersebut menjadi perintah tetap di rumah, tetapi pihak berwenang mengatakan langkah-langkah itu akan dicabut secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya