Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Harga Minyak Dunia Mulai Turun, Brent di Bawah 100 Dolar AS per Barel

SENIN, 11 APRIL 2022 | 22:17 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pada Senin ini (11/4), harga minyak global turun 4 dolar AS per barel, menjadikan minyak mentah Brent jatuh di bawah 100 dolar AS per barelnya.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun menjadi 98,85 dolar AS per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS juga turun menjadi 94,07 dolar AS per barel.

Bank of America mempertahankan perkiraannya untuk minyak mentah Brent menjadi rata-rata 102 dolar AS per barel untuk periode 2022-2023, tetapi mengatakan di musim panas ini harga bisa mencapai 120 dolar AS per barrel-nya.


Bank investasi Swiss UBS juga menurunkan perkiraan Brent pada Juni menjadi 115 dolar AS per barel.

"Pelepasan cadangan minyak strategis (SPR) pemerintah Amerika Serikat akan mengurangi beberapa naiknya harga pasar selama beberapa bulan mendatang, " kata analis UBS, Giovanni Staunovo, dikutip dari Reuters, Senin (11/4).

Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) juga akan melepaskan 60 juta barel selama enam bulan ke depan, seiring dengan rencana Amerika Serikat untuk melepaskan 180 juta barel SPR-nya yang diumumkan pada Maret ini.

Langkah tersebut bertujuan untuk mengimbangi kekurangan minyak mentah Rusia setelah Moskow terkena sanksi berat atas invasinya ke Ukraina, yang digambarkan Moskow sebagai operasi militer khusus.

Menurut analisa JP Morgan, Pelepasan volume SPR dengan 1,3 juta barel per hari (bph) selama enam bulan ke depan, dikatakan cukup untuk mengimbangi kekurangan 1 juta bph pasokan minyak Rusia.

Namun dibalik ini, Menteri Luar Negeri Irlandia, Lithuania dan Belanda mengatakan di hari yang sama, Eropa sedang menyusun proposal untuk melanjutkan embargo minyaknya terhadap Rusia, meskipun masih belum ada kesepakatan untuk melarang masuknya minyak mentah Rusia kesana.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya