Berita

Perdana Menteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif/Net

Dunia

Resmi, Shehbaz Sharif Gantikan Imran Khan Jadi PM Pakistan

SENIN, 11 APRIL 2022 | 20:34 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Menyusul penggulingan ketua partai Tehreek-e-Insaf (PTI), Imran Khan dari jabatan perdana menteri, kandidat oposisi, Shehbaz Sharif terpilih sebagai perdana menteri ke-23 Pakistan pada Senin ini (11/4).

Shehbaz memperoleh kemenangannya melalui pemungutan suara di parlemen. Ia mendapatkan 174 suara, dibandingkan dengan kandidat PTI Shah Mahmood Qureshi, yang tidak menerima suara setelah partainya memutuskan untuk memboikot proses pemungutan suara.

Voting tersebut berlangsung di bawah pimpinan anggota parlemen Pakistan, Ayaz Sadiq. Itu berselang dua hari setelah Majelis Rendah Parlemen memilih untuk mencopot Imran Khan dari jabatannya melalui mosi tidak percaya.


Sesi penobatan Shehbaz dimulai dengan pembacaan Al Quran, bersama Wakil Ketua Parlemen Pakistan, Qasim Suri.

Setelah dinobatkan sebagai PM baru, Shehbaz mengatakan bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah Pakistan seorang PM digulingkan melalui mosi tidak percaya.

"(Ini adalah) hari bersejarah," ujarnya, sembari menyoroti kinerja pemerintahan Khan dengan menyebut kebahagiaan masyarakat dapat dilihat melalui indikator ekonomi.

Shehbaz menuturkan, rupee Pakistan kini kembali bangkit, yang diperdagangkan pada Rs 190 per dolar AS dan ditutup pada Rs 182 per dolar AS di hari penobatannya.

“Imran Khan adalah orang yang mengatakan bahwa ketika rupee turun terhadap dolar AS, maka perdana menteri negara itu adalah orang yang korup. Sekarang dia harus melihat bahwa rupee telah pulih sekitar Rs 8,” ujar Shehbaz dalam penobatannya, dikutip dari GeoNews, Senin (11/4).

Lebih lanjut, ia menegaskan perlunya swasembada di bidang keuangan jika ingin Pakistan maju.

"Kita perlu melindungi dan menghormati bangsa karena tidak ada seorang pun pengkhianat pada saat ini. Jika ekonomi ingin bergerak maju, maka, kita harus menggunakan dialog dan tidak bergerak menuju jalan buntu," pungkas Shehbaz.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya