Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan beberapa pejabat berbicara dari atas mobil komando mahasiswa di depa Gedung DPR RI/RMOL

Politik

Dasco Umbar Janji di Depan Mahasiswa, Massa: Bohong, Jangan Percaya!

SENIN, 11 APRIL 2022 | 16:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan DPR RI yang hadir menemui massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) diteriaki pembohong.

Hal itu terjadi saat Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad naik ke mobil komando dan berbicara menggunakan pengeras suara.

Politisi Gerindra ini berjanji kepada mahasiswa untuk mengawal KPU agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan Pemerintah, DPR RI, dan penyelenggara pemilu.


"Kami pimpinan DPR datang adalah (karena) permintaan dari kawan-kawan mahasiswa untuk tidak melakukan penundaan pemilu atau perpanjangan periode presiden ataupun presiden tiga periode. DPR RI MPR RI (memastikan) hal-hal yang inkonstitusional tidak akan dijalankan, diikutkan,” tegas Dasco kepada massa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (11/4).

Dasco juga berjanji Pemilu 2024 akan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Apa yang disampaikan kawan-kawan mahasiswa, aspirasi sudah kami penuhi dan kami akan jamin proses pemilu antara KPU, pemerintah, dan DPR berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Mendengar pernyataan tersebut, mahasiswa justru lantang meneriakkan keraguan atas janji-janji yang disampaikan DPR RI. Mereka bahkan menyebut DPR RI sebagai pembohong.

“Bohong, bohong, bohong,” teriak mahasiswa.

Selain soal Pemilu 2024, Dasco juga berkomitmen bahwa DPR RI akan memantau harga-garga kebutuhan pokok tidak naik selama bulan Ramadhan.

Namun, mahasiswa kembali meneriaki pimpinan DPR RI dengan nada lantang.

"Bohong, jangan percaya,” teriak mahasiswa.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya