Berita

Presiden Joko Widodo dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Politik

Fuad Bawazier: Jokowi Dianggap Mendua, Beda dengan SBY yang Tegas Tidak Bersayap

SENIN, 11 APRIL 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketegasan Presiden Joko Widodo dalam menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden dibutuhkan untuk menangkal gejolak di masyarakat.

Bahkan, kata mantan Menteri Keuangan RI Fuad Bawazier, mahasiswa tidak perlu repot-repot turun ke jalan untuk meminta komitmen Jokowi.

"Jika saja ditegaskan dari dulu dan presiden mau mencegah provokasi bertubi-tubi yang datang dari para menterinya dan parpol tertentu, tentu mahasiswa tidak perlu repot-repot turun berdemo,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/4).


Fuad menilai, selama ini Presiden Joko Widodo membiarkan isu provokasi penundaan pemilu dan atau presiden tiga periode berlangsung terus-menerus hingga memantik emosi masyarakat.

Dia lantas membandingkan sikap ini dengan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tegas menolak saat didorong untuk memperpanjang masa jabatan.

"Kasarnya, Presiden dianggap masih mendua. Berbeda dengan zaman Presiden SBY yang penjelasannya tegas dan tidak bersayap, sehingga isunya tidak berkembang,” tutupnya.

Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa jadwal Pemilu 2024 tidak berubah, yaitu tetap dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Pemerintah, katanya, tidak akan melakukan penundaan pemilu datau perpanjangan masa jabatan presiden.

Sementara pada hari ini, Senin (11/4), mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi di depan gedung DPR RI. Titik lokasi aksi berpindah dari sebelumnya dijadwalkan akan dilakukan di Istana Negara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya