Berita

Managing Direktor Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan/Net

Politik

Jokowi Pastikan Pemilu Sesuai Kesepakatan, Anthony Budiawan: Pasti Ada Tekanan Maha Besar

SENIN, 11 APRIL 2022 | 01:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah, parlemen dan penyelenggara pemilu telah bersepakat bahwa Pemilu mendatang telah ditetapkan pada 14 Februari 2024.

Kepala negara yang juga politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa jadwal yang telah disepakati itu tidak akan berubah.

Bagi Managing Direktor Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, dia meyakini sikap dari Presiden Jokowi tidak mungkin lepas dari tekanan yang lebih besar dari sekadar meperpanjang masa jabatan atau menunda Pemilu 2024.


"Jokowi akhirnya menyerah? Pasti ada tekanan maha besar," ujar Anthony Budiawan dalam cuitan di akun Twitternya, Minggu (10/4).

Anthony menduga sikap Jokowi juga berkaitan dengan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu yang mengatakan akan ada krisis yang lebih besar dari kondisi pandemi Covid-19 yang dihadapi Indonesia.

"Sri Mulyani bilang akan ada krisis yang lebih dahsyat dari Covid-19. Resesi? Rupiah anjlok?" katanya.

Presiden Jokowi mengatakan, jadwal Pemilu 2024 sesuai dengan kesepakatan DPR RI, pemerintah dan penyelenggara pemilu. Yakni, pencoblosan tanggal 14 Februari yang dilanjut Pilkada Serentak 2024 pada November.

"Kita telah sepakat Pemilu dilaksanakan 14 Februari 2024 dan Pilkada pada bulan November 2024. Tahapan Pemilu itu sudah dimulai pertengahan Juni 2022," kata Jokowi dalam akun Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (10/4).

Jokowi menambahkan, pada 12 April nanti KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 dilantik dan segera mempersiapkan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya