Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dianggap Dukung Terorisme, 15 Pejabat AS Era Trump Dapat Sanksi dari Iran

SABTU, 09 APRIL 2022 | 23:45 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Iran telah menjatuhkan sanksi kepada 15 pejabat Amerika Serikat. Termasuk di antaranya mantan Kepala Staf Angkatan Darat AS, George Casey, dan mantan pengacara Presiden Donald Trump, Rudy Giuliani.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (9/4), mantan komandan pasukan AS di Afghanistan, Jenderal Austin Scott Miller; mantan Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross; dan beberapa mantan duta besar termasuk di antara pejabat yang menjadi sasaran sanksi baru Iran.

Hampir semua nama yang disebutkan, pernah menjabat selama pemerintahan Trump yang memberlakukan sanksi terhadap pejabat, politisi, dan perusahaan Iran. Termasuk menarik AS dari kesepakatan nuklir Teheran dengan kekuatan dunia (JCPOA).


Alasan pemberian sanksi tersebut, menurut Kementerian Luar Negeri Iran pada Sabtu (9/4), para pejabat AS itu mendukung kelompok teroris dan tindakan terorisme terhadap Iran. Selain itu mereka juga dituduh mendukung tindakan represif warga Israel terhadap rakyat Iran dan rakyat Palestina di Iran.

Pada Januari lalu, Iran juga sempat menjatuhkan sanksi terhadap 51 warga AS. Banyak dari mereka merupakan anggota militer AS yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani pada 2020 dalam serangan drone di Irak.

Pada 2021, Iran juga menjatuhkan sanksi kepada Trump dan beberapa pejabat senior AS yang dekat dengannya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya