Berita

Komunitas Pemerhati Pendidikan Kota Bandung/RMOLJabar

Nusantara

Yana Mulyana Belum Dilantik, Kantor Tito Karnavian Bakal Digeruduk

SABTU, 09 APRIL 2022 | 08:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Belum dilantiknya Yana Mulyana sebagai Walikota Bandung definitif memantik komunitas pemerhati pendidikan Bandung bereaksi. Sebab, belum adanya pelantikan berdampak pada terganggunya proses pengangkatan 130 Calon Kepala Sekolah (CKS).

Ketua Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Noery Ispandji Firman yang juga tergabung dalam Komunitas Pemerhati Pendidikan Kota Bandung menyebut, pada CKS terancam gagal menjadi kepala sekolah karena faktor usia seiring belum dilantiknya Yana Mulyana.

"Kami menuntut Kemendagri segera mendefinitifkan Walikota Bandung, sehingga bisa segera melantik para kepala sekolah di Kota Bandung. Kedua menuntut Kemendagri memberi izin Plt untuk melantik," kata Noery diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (8/4).


Noery menegaskan, pihaknya meminta agar Kemendagri segera menyelesaikan proses pengangkatan Yana Mulyana menjadi walikota definitif.

"Jika tidak ada respons, kami akan datangi langsung kantor Kemendagri tersebut guna menyampaikan keinginan kami," paparnya.

Saat ini, ada beberapa CKS yang gagal menjadi kepala kekolah karena kadaluarsa usia melebihi 56 tahun dan terkendala persyaratan.

"Kemudian, kurikulum pada tahun pelajaran 2022-2023 di karenakan terkendala, apalagi tidak sedikit guru dan juga Kepala Sekolah yang merangkap tugas," tandas Noery.

Selain AMS, Komunitas Pemerhati Pendidikan Kota Bandung juga meliputi Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI), Lembaga Bantuan pemantau Pendidikan (LBP2), Gerakan Pemantau Pendidikan Untuk Reformasi (GEMPPUR) dan Forum Orang Tua Siswa (Fortusis).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya