Berita

Duta Besar Polandia untuk Rusia, Krzysztof Krajewski/Net

Dunia

Aksi Balasan, Rusia Usir 45 Staf Kedutaaan Polandia

SABTU, 09 APRIL 2022 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengusiran 45 staf kedutaan Rusia oleh Polandia bulan lalu telah mengobarkan amarah Moskow, memberikan balasan serupa dengan mengusir anggota staf perwakilan Warsawa dengan jumlah yang sama.

Pengusiran tersebut disampaikan langsung Kementerian Luar Negeri Rusia kepada duta besar Polandia Krzysztof Krajewski pada Jumat (8/4).

“Sebagai tanggapan atas tindakan tidak bersahabat Polandia yang telah mengusir diplomat Rusia dan berdasarkan prinsip timbal balik, maka 45 karyawan Kedutaan Besar Republik Polandia dan Konsulat Jenderal Republik Polandia di Irkutsk, Kaliningrad, dan di St. Petersburg telah dinyatakan sebagai 'persona non grata'," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari RT.


Mereka diberi waktu untuk meninggalkan Rusia sampai dengan 13 April.

Rusia juga menyatakan dua diplomat Bulgaria di-'persona non grata'-kan.

"Langkah ini merupakan tanggapan atas keputusan pihak Bulgaria pada Maret lalu yang menyatakan 'persona non grata' kepada dua diplomat Kedutaan Besar Rusia di Sofia," kata kementerian luar negeri.

Dari 27 negara anggota UE, Polandia mungkin paling agresif menanggapi serangan militer Rusia di Ukraina.  

Polandia mentransfer jet tempur ke Kiev, meminta lebih banyak pasukan NATO di Eropa Timur, dan telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi tuan rumah senjata nuklir Amerika. Ini semua mendatangkan keprihatinan mendalam dari juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Presiden Polandia Andrzej Duda telah menyatakan diplomasi dengan Rusia hanya membuang-buang waktu, sementara Perdana Menteri Mateusz Morawiecki membandingkan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan Adolf Hitler.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya