Berita

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa barat, Ono Surono/RMOLJabar

Nusantara

Ada Kemiskinan Ekstrem 17 Daerah di Jabar, PDIP Sarankan Ridwan Kamil Prioritaskan Program Bansos

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 20:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDI Perjuangan menyoroti 17 daerah di Jawa Barat yang menjadi titik kemiskinan ekstrem. Sebab, setahun yang kalau hanya ada 5 daerah yang termasuk menjadi titik kemiskinan ekstrem.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa barat, Ono Surono mengatakan, tahun lalu 5 daerah yang menghadapi kemiskinan ekstrem hanya Cianjur, Bandung, Karawang, Kuningan dan Indramayu. Sedang saat ini ada tambahan 12 kabupaten/kota yang menjadi prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Ono kemudian menyarankan agar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memprioritasakan program-program bantuan sosial dan membuat program yang dapat mendorong peningkatan daya beli masyarakat.


Dengan demikian, kata Ono, APBD Jawa Barat jangan lagi dialokasikan untuk membangun infrastruktur yang tidak penting.

"Contohnya seperti anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional yang lebih banyak membangun cretive centre, pusat budaya, alun-alun sampai pagar-pagar bangunan. Hampir tidak ada peranannya," tegas anggota Komisi IV DPR RI ini seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (7/4).

Ono menuturkan, Pemerintah Pusat sudah menggulirkan berbagai macam paket bantuan sosial yang diintegrasikan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Bukan hanya memanfaatkan APBN saja tetapi juga mendorong sumber-sumber pendanaan lainnya dialokasikan untuk program bantuan sosial, seperti dana desa. Lalu, apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat ?" ujar Ono.

Ono berkesimpulan bahwa tidak ada program di Jawa Barat yang efektif langsung memberikan solusi bagi kemiskinan apalagi yang ekstrim. Di sisi lain, kata dia program bantuan sosial sangat kecil anggarannya sehingga hanya berdampak sesaat.

Begitu pula, ungkap Ono, dengan program yang seharusnya dapat mendorong peningkatan ekonomi rakyat, seperti OPOP, ternyata penyerapannya dibawah 50 persen. Kemudian Program Petani Milenial dari target 5.000 orang petani ternyata hanya 600 orang.

Ono meminta Emil membantu Bupati dan Walikota di 17 Kabupaten/Kota untuk melakukan beberapa langkah, mulai pendataan kantong-kantong kemiskinan dan kelompok sasaran masyarakat.

“Saya sarankan Pak Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil fokus dulu bersama-sama Presiden dalam menangani kemiskinan di Jawa Barat. Buatlah program kerakyatan yang langsung dapat dirasakan rakyat," jelas Ono.

Tujuh belas Kota/Kabupaten yang menjadi prioritas Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim Tahun 2022, diantaranya: Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka.

Kemudian Kabupaten Sumedang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya