Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Makin Tertekan, Rusia Dilarang Bayar Utang Lewat Akun Bank di AS

RABU, 06 APRIL 2022 | 09:01 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Amerika Serikat benar-benar melakukan berbagai cara untuk menekan Rusia. Terkini, AS resmi melarang Rusia melakukan pembayaran utangnya dengan menggunakan dana yang disimpan di bank-bank Amerika mulai Selasa (5/4).

"Hari ini adalah batas waktu bagi Rusia untuk melakukan pembayaran utang lagi. Mulai hari ini, Departemen Keuangan AS tidak akan mengizinkan pembayaran utang dolar dilakukan dari rekening pemerintah Rusia di lembaga keuangan AS," ujar Jurubicara Departemen Keuangan AS kepada AFP, Selasa (5/4).

"Rusia harus memilih antara menguras sisa cadangan dolar yang berharga atau pendapatan baru yang masuk. Kalau tidak bisa dua-duanya, ya default," tambahnya.


Pembayaran utang sebelumnya telah dibebaskan akibat AS memutuskan Rusia dari sistem keuangan global. Pada saat itu, Rusia telah melakukan beberapa pembayaran utang kepada kreditur asing melalui bank-bank besar AS.

Negara itu juga telah diizinkan untuk menerima pembayaran untuk penjualan minyak dan gas, meskipun AS telah melarang impor dari Rusia.

Namun Gedung Putih pada Senin kemarin (4/4) memperingatkan akan ada lebih banyak sanksi kepada pemimpin Rusia, Vladimir Putin, menyusul munculnya dugaan kekejaman di daerah Bucha.

“Langkah kami akan semakin menguras sumber daya yang digunakan Putin untuk melanjutkan perangnya melawan Ukraina dan akan menyebabkan lebih banyak ketidakpastian dan tantangan bagi sistem keuangan mereka," pungkas pejabat Departemen Keuangan AS itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya