Berita

Tango, kapal pesiar mewah milik oligarki Rusia/Net

Dunia

Identitas Terbongkar, Superyacht Milik Oligarki Rusia Senilai Rp 1,7 Triliun Disita AS

SELASA, 05 APRIL 2022 | 08:53 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Amerika Serikat (AS) telah menyita superyacht yang dimiliki oleh seorang oligarki Rusia sekaligus sekutu dekat Presiden Vladimir Putin di Spanyol.

Penyitaan dilakukan di pelabuhan Palma de Mallorca, ibukota Kepulauan Balearic Spanyol di Laut Mediterania.

Associated Press pada Senin pagi (4/4) melaporkan, polisi spanyol keluar masuk kapal itu bersama agen FBI. Penyitaan ini merupakan operasi gabungan antara Garda Sipil Spanyol, FBI, dan Investigasi Keamanan Dalam Negeri Spanyol, dilakukan atas permintaan pemerintahan AS.


Sumber dari Garda Sipil Spanyol mengatakan kapal pesiar mewah itu disebut Tango, dan diperkirakan bernilai 120 juta dolar atau Rp 1,7 triliun. Memiliki panjang 78 meter, Tango membawa bendera Kepulauan Cook.

Tango dimiliki oleh sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya yang dikelola oleh berbagai masyarakat di Panama.

“Tango ini mengikuti jaringan keuangan dan sosial yang rumit untuk menyembunyikan kepemilikannya yang sebenarnya," ujarnya.

Agen AS kini telah menyita dokumen dan komputer di dalam kapal pesiar, yang akan dianalisis untuk memastikan identitas asli pemiliknya.

AS meyakini, Tango merupakan salah satu aset milik Viktor Vekselberg, seorang miliarder dan sekutu dekat Putin yang mengepalai Renova Group di Moskow.

Renova Group adalah konglomerat yang bergerak dalam industri logam, pertambangan, teknologi, dan aset lainnya.

Semua aset Vekselberg di AS telah dibekukan dan perusahaan AS dilarang berbisnis dengannya atau entitasnya.

Vekselberg yang belum diberi sanksi oleh Uni Eropa. Tapi saat ini ia sedang diselidiki di AS atas tuduhan penipuan pajak, pencucian uang dan pemalsuan dokumen untuk menyembunyikan kepemilikan kapal pesiar Tango.

Langkah ini adalah pertama kalinya pemerintah AS menyita kapal pesiar oligarki Rusia sejak Jaksa Agung AS, Merrick Garland dan Menteri Keuangan AS, Janet Yellen membentuk satuan tugas yang dikenal sebagai REPO, kependekan dari Russian Elites, Proxies and Oligarchs.

Tujuan utama REPO adalah menyita aset-aset yang dimiliki oligarki Rusia yang dekat dengan rezim Putin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya