Berita

Ilustrasi mahasiswa sedang turun ke jalan/Net

Politik

Jika Penundaan Pemilu Terus Dikumandangkan, Puluhan Ribu Mahasiswa Ancam Turun ke Jalan

SENIN, 04 APRIL 2022 | 19:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang masih menjadi perhatian banyak kalangan, termasuk elemen mahasiswa.

Salah satu elemen yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia sejak tanggal (1/4) melakukan aksi massa di ring satu Istana Negara. Aksi itu dilakukan untuk menolak wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Melki Sedek Huang mengatakan, aksi dilangsungkan mulai pukul 14.30 hingga 17.45 WIB, Teknisnya mereka melakukan long march dari Kampus Trisakti menuju Istana Negara.


"Aksi massa ini diikuti oleh sekitar 1.000 mahasiswa dari berbagai organisasi kampus dan pelajar di Indonesia," demikian kata Melki Sedek, Senin (4/4).

Melki menjelaskan presiden harus memberikan sikap yang jelas dalam merespons wacana penolakan terhadap penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Ia mengaku para ahasiswa menunggu Presiden untuk membuat pernyataan terbuka menolak wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Jika tidak, mahasiswa mengancam akan turun ke jalan dalam jumlah yang lebih besar," demikian penegasan Melki.

Melki mengatakan, elemennya memberi tenggat waktu 2 hari pertanggal 1 April 2022 saat aksi dilangsungkan. Artinya, Minggu kemarin adalah waktu terakhir yang dinantikan oleh mahasiswa untuk menunggu jawaban dari Presiden.

"Puluhan ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia akan turun ke jalan jika wacana ini terus dikumandangkan," pungkas Melki.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya