Berita

Pelantikan IKDKI Yogyakarta pada Sabtu, (2/4)/Net

Politik

Esti Wijayati: IKDKI Harus Siap jadi Dosen 100 Persen Katolik dan Indonesia

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) menyatakan siap mengabdi untuk umat dan bangsa Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat IKDKI Prof. Agustinus Purna Irawan usai melantik IKDKI Yogyakarta pada Sabtu, (2/4).

Prof. Agustinus menjelaskan bahwa IKDKI adalah organisasi yang mengusung semangat mumpuni dan melayani, serta berperan aktif dalam pengembangan dosen untuk mendukung Indonesia Jaya.

“Dosen Katolik ini membutuhkan dukungan dan informasi, khususnya dalam hal tata cara mencapai jenjang akademik," jelas  Prof. Agustinus.


Pria yang juga Rektor Universitas Tarumanagara Jakarta menjelaskan, sampai saat IKDKI Wilayah yang sudah terbentuk adalah Sumatera, Kalimantan, Sulsel/Sulbar/Sultra, Sulut/Sulteng/Gorontalo, Maluku, Papua, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Agustinus berharap, semakin banyak dosen yang bergabung memperkokoh persaudaraan, pelayanan, dan pengembangan berkelanjutan bagi semua dosen anggota dalam wadah IKDKI.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati saat hadiri pelantikan mengaku menyambut baik berdirinya IKDKI di tingkat pusat dan daerah, termasuk di Yogyakarta.

Esti berharap, program kerja IKDKI dapat disinergikan dengan program-program pemerintah pusat dan daerah termasuk DPR dan DPRD.

Esti menyatakan siap  diajak berkomunikasi jika ada beberapa hal dianggap penting untuk perkembangan IKDKI.

“Anggota IKDKI juga harus menjadi dosen yang 100 persen Katolik dan 100 persen Indonesia," harap anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan DIY tersebut.

Acara pelantikan dan pengukugan tersebut dihadiri oleh beberapa pengurus pusat, perwakilan pengurus daerah, serta perwakilan dosen katolik yang mengabdi di PTN/PTS di Yogyakarta.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya